Suka-suka Duka Migrasi ke Open Source

Merubah suatu kebiasaan tidak gampang.. setuju?, tetapi.. bukan tidak mungkin!, benar tidak? :D

Seseorang yang sering tidur larut, bangun siang.. tidak gampang untuk membiasakan bangun pagi (ini mah saya.. he2..), tapi bukannya tidak mungkin, bisa saja jika diusahakan, misal: tidur lebih awal, atau pasang 5 jam weker+2 alarm handphone.. ha2.., berlebihan.., bisalah.. asal kita mau alias niat saja. :D .  Sama halnya ketika seseorang yang biasa menggunakan sistem operasi berbayar atau berbayar tapi ga’ membayar alias nge-crack, windows misalnya, trus berpindah atau migrasi ke sistem operasi open source yang berbeda tampilannya, software yang digunakan juga berbeda, walaupun padahal fungsinya relatif sama. Jika ada kemauan akhirnya bisa koq, seperti saya.. (halah..).

note:

Apa sih open source itu?
open source = sumber terbuka dalam hal ini program/perangkat lunak bebas, yang memenuhi kriteria;

• Free Redistribution
• Source Code
• Derived Works
• Integrity of the Authors Source Code
• No Discrimination Against Persons or Groups
• No Discrimination Against Fields of Endeavor
• Distribution of License
• License Must Not Be Specific to a Product
• License Must Not Contaminate Other Software

Detail defenisi Open Source di: http://www.opensource.org/docs/osd.

Awal perkenalan saya dengan sistem operasi open source sekitar tahun 2005-an, waktu itu masih belum berani install di komputer sendiri, hanya belajar apa itu sistem operasi open source, dalam hal ini linux.. perkenalan pertama saya dengan si topi merah, RedHat.. belajar command-command diconsole, seperti: cd untuk berpindah direktori, ls untuk melihat isi direktori.. dan command-command basic lainnya semacam itulah..

Tahun berikutnya saya baru memberanikan diri untuk menginstall dikomputer sendiri :) , distro pertama yang saya coba install waktu itu adalah distro linux Ubuntu, Ubuntu 6.06 LTS , pengalaman install pertama tidak berjalan lancar, setelah instalasi selesai, soundnya ga detect.. huhuhu… ga seru dunk kalo ga ada soundnya, coba tanya sana sini, googling tetap ga bisa (atau saya yang bodoh kali ya saat itu.. xixixi)..

Akhirnya, karena ga detect sound pake ubuntu saya mencoba distro-distro lain.. saya pernah menggunakan beberapa distro lainya seperti: RedHat, Mandriva, Slack, BackTrack, Suse, PClinuxOS, Debian, Ubuntu ME. Tidak ada yang bisa ngeluarkan sound dari komputer saya.. hiks.., tapi setelah release ubuntu 7.10 yang menggunakan kernel lebih tinggi, akhirnya.. bisa juga soundnya.. asyik.. :D

note:

Distro linux itu apa lagi?
distro linux itu singkatan dari distribution linux.., gampangnya.. sistem operasi beserta softwarenya yang menggunakan kernel linux. Ada banyak sekali distro linux, 3 distro utama yaitu: Debian, RedHat dan Slackware, macam-macam distro yang berkembang saat ini sebahagian besar merupakan turunan dari distro utamanya, seperti ubuntu yang merupakan turunan dari keluarga atau distro Debian. Mau tau perkembangan distro?, ke sini dech: http://distrowatch.com. Apapun distro nya.. yang penting minumnya teh botol sosro.. :D

Kalau pakai distro lain juga sudah bisa sih soundnya.. Wahh.. banyak juga yah ternyata yang pernah saya coba, tapi tidak ada yang bertahan lama si, akhirnya pada balik ke ubuntu lagi.. kenapa?, he2.. coba kamu install sendiri dech ubuntu di lappie atau kompie kamu..

Oh ya, ada pengalaman menyedihkan juga ketika gonta-ganti ni distro, saya pernah salah partisi hardisk untuk install linuxnya.. so, hilanglah semua data-data penting.. arrghhh.. tapi itu pengalaman berharga banget, jadi klo mau mempartisi harus hati-hati dan benar-bener diperhatikan dech :D , supaya ga nangis.. huhehehe.. :D

Dan saat ini saya menggunaka ubuntu 9.10, dual boot dengan Widows.. (bajakan.. :D )

note:

Software open source tidak berarti free software lho.. :D
hal ini sering menjadi salah kaprah bagi yang baru mengenal dunia open source.., termasuk saya., untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tulisan om i made wiryana tentang open source dan free software.. :)

Step by step yang bisa kamu lakukan untuk bermigrasi ke open source

- klo blom berani install sistem operasi seperti linux setidaknya gunakan software open source atau free source, mari kita kurangi kegiatan membajak sodara-sodara.. he2..

untuk teman-teman saya yang belom berani, belom sempat, blom bla.. bla.., saya menyarankan, klo blom bisa sistem operasinya… yah.. softwarenya dulu dech yang open source.. okeh? :)

Silahkan lihat di: http://www.theopendisc.com/ , disitu ada banyak software-software open source yang tidak kalah dengan software-software berbayar.. coba dech.. :)

Perbanding beberapa software berbayar dan software open source

OpenOffice.org <–> Microsoft Office
The GIMP <–> Photoshop
Blender <–> 3d Studio Max
Inkscape <–> Corel
ClamWin <–> Kaspersky, Norton, dll.

Info beberapa aplikasi linux lainyanya bisa dilihat di blog Oret2anKu.

- Pengen coba sistem operasi open source, tapi blom bisa tinggalkan operasi berbayar?, bisa koq..

Yyah.. install aja dua-duanya, jadi dual boot gitu dech, jadi di komputer anda ada linux dan windows misalnya.., saya juga masi berada di posisi migrasi tingkat dua ini.. he2.. masi blom bisa migrasi sepenuhnya.. tapi insya Allah akan migrasi sepenuhnya suatu saat nanti :D .

- Migrasi TOTAL.. Mantaff..

Banyak teman-teman saya yang sudah bisa migrasi total, salut dech buat mereka :) , saya pernah migrasi total kurang lebih 3-4 bulan, tapi karena sesuatu kendala, jadi balik lagi dech pake dual boot.. he2..

yah, ga apa-apa lah, yang penting bertahap aja, mudah-mudahan suatu saat nanti benar-benar bisa migrasi total, amieen.. :)

Dari tadi saya selalu mengajak anda untuk menggunakan open source, emangnya kenapa? apa benar menggunakan open source itu lebih baik?

Open source itu lebih baik karena..

kenapa-linux-itu-lebih-baik

Ga kelihatan ya?, yah.. klik aja gambarnya langsung, kamu akan di bawa ke page yang bakal menjabarkan dengan gamblang kenapa linux itu lebih baik.. :)

Wahh.. Klo bicara open source baik itu software ataupun sistem operasinya seperti linux, tidak akan cukup satu blogpost, lagian yang penting anda harus mencobanya!, jangan NATO yah.. :) . Tenang saja.. menggunakan open source itu banyak ‘suka’ nya koq daripada ‘duka’ nya.. makanya judul postingan ini suka-suka duka migrasi ke open source. :D

Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009

Popularity: 1%

Hi..!!, Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.. Suka dengan tulisan saya??
Anda dapat Subscribe to HarisCorner[dot]Com untuk mendapatkan post update.
Atau anda dapat pula Subscribe to HarisCorner[dot]Com via Email.
Saya juga ingin menjadi teman Anda di Twitter dan Facebook :) .

Baca Juga:

About Haris

My name is haris a.k.a spydeeyk, i'm just a simple person who looking forward in my life jorney.
This entry was posted in Personal and tagged , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Suka-suka Duka Migrasi ke Open Source

  1. heru says:

    P E R T A M A X

    saya juga pertama x make linux mumet2 sendiri :D . tapi orang bisa karna terbiasa :)
    .-= heru´s last blog ..Custom Cursor BujanQWorkS 1.0 – WordPress Plugin =-.

  2. Pingback: Cosaaranda melepas kuliah demi bisnis internet | Insurance Forex Online

  3. dhodie says:

    Semoga saia pun kecipratan semangatnya untuk migrasi Mas :-D
    .-= dhodie´s last blog ..Bilang Pada Hidup =-.

  4. Pingback: Komputer Saya Gak Ada Soundnya? :: Computers and Equipment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>